Bobby corputty

Switch to desktop

Wine Introduction

WINE

Minuman yang dibuat dari sari buah anggur jenis Vitis Vinivera yang di fermentasi. Ditemukan pada abad 4000 SM oleh Bangsa Mesir, Armenia.  Wine adalah jenis minuman ber alcohol yang di buat tanpa proses destilasi serta dibutuh kan waktu yang cukup lama dari masa panen hingga proses pembotolan.  

Sekarang minum wine bukan lah hal yang asing dikalangan masyarakat luas Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta. Menikmati wine dari hari ke hari sudah menjadi budaya baru di masyarakat Indonesia, terutama para pencinta makanan dan minuman. Perubahan budaya dalam mengkonsumsi wine bisa dilihat dari penjualan minuman beralkohol terutama wine yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan semakin banyak jenis wine yang dicari oleh pecinta wine. Dahulu penikmat wine bisa dilihat dari usia 30 tahun keatas, sekarang usia 20 tahun keatas sudah banyak orang-orang yang belajar untuk menikmati bagaimana cara nya minum wine dengan benar dan cara mengapresiasikan wine yang menjadi favorit bagi para penikmat wine.

Wine adalah personal interest, para penikmat wine mempunyai wine favorit masing-masing, baik dari jenis varietal, negara dan tahun. Referensi mengenai wine biasanya di dapat dari pengalaman pribadi saat mencoba wine (wine tasting experience) baik dalam acara formal atau event-event tertentu. Di Jakarta terutama, sudah banyak gerai-gerai, hotel, outlet dan wine bar yang mempunyai program tetap untuk mencoba wine-wine jenis baru.

Bobby Corputty, mulai belajar tentang wine pada tahun 2001, dimana wine market saat itu masih sedikit sekali, masih banyak orang yang menganggap wine itu adalah prestige, pilihan wine masih belum terlalu banyak, harga wine pun masih relative cukup tinggi dibanding dengan harga wine sekarang banyak yang sudah terjangkau. Tahun 2008, berbagai jenis wine banyak masuk di pasaran wine Indonesia terutama Jakarta, semakin banyak pengalaman dan informasi yang Bobby Corputty dapatkan untuk menjalankan passion nya di bidang minuman terutama wine.

Bobby Corputty adalah salah satu pecinta dan penikmat wine, bagi Bobby Corputty wine tidak jauh seperti manusia yang mempunyai cerita, asal muasal dan sejarah tersendiri dari waktu ke waktu. ‘Wine bagaikan manusia, punya nama, umur, jenis varietal, tempat asal wine dibuat’, setiap wine mempunyai karakter berbeda dimana masing-masing memberikan ciri khas dan karakter tertentu. Wine yang dibuat dari daerah dengan cuaca dingin (cool climate) akan memberikan gambaran tentan g wine yang mempunyai rasa fresh acidity, fresh aroma, easy to drink. Sebaliknya dengan wine yang dibuat dari daerah dengan cuaca bersuhu temperature tinggi (warm climate) akan memberikan gambaran tentang wine yang mempunyai karakter power, strong aroma, high alcohol content and full bodied. Dan semua ini dapat dilihat dari jenis buah anggur nya sendiri, apakah buah anggur nya dengan kulit yang tipis atau tebal.

Sekarang pilihan wine sudah beraneka ragam, setiap negara penghasil wine banyak berlomba menawarkan produk wine mereka di Indonesia. Pada tahun 2001 pilhan wine sangat sedikit sekali, wine yang paling bagus masih dinilai dengan harga yang paling mahal, sedangkan sekarang para pecinta wine memilih wine disesuaikan dengan occasion para penikmat wine.

 

 

Website Development by Dikki Indrasto

Top Desktop version