Bobby corputty

Switch to desktop

Home

Bobby and Wine


Semua berawal dari ketertarikan Bobby Corputty dalam membagi informasi dan bertukar pikiran kepada sesama para penikmat wine di Jakarta. Minat dalam bidang wine dimulai sejak Bobby Corputty bekerja di bidang Food & Beverages pada tahun 1996 hingga sekarang, dimulai dari dasar bartending, service, dan WINE.

Kenapa Wine yang dipilih tidak minuman lain?

Wine itu diibaratkan seperti mahluk hidup, yang selalu berevolusi, berkembang dan berubah dalam banyak hal dan aspek... baik itu asal... atau tempat wine itu dibuat, dipasarkan, dan wine itu dikonsumsi.

Wine seperti mahluk hidup.

Semua proses minuman beralkohol melalui fase fermentasi dan berhenti saat proses distilisasi (pemanasan). Beda halnya dengan wine yang dibuat melalui proses fermentasi dan akan terus berfermentasi pada saat masih di dalam botol sampai pada saat waktunya botol wine itu dibuka dan berinteraksi dengan udara (oxygen / O2). Singkatnya, Wine adalah minuman hasil proses fermentasi buah anggur jenis VITIS VINIVERA, Dimana anggur jenis ini banyak digunakan untuk membuat minuman yang memiliki cita rasa unik dengan kadar alkohol yang terkandung rata - rata ber volume 5% sampai 14,5%.

som·me·lier dibaca [suhm-uh l-yeyz]

[French: butler, via Old French from Old Provençal saumalier  pack-animal driver, from Late Latin sagma  a packsaddle, from Greek]
disandur dari http://www.yourdictionary.com/sommelier

Dalam dunia wine dikenal istilah Wine Sommelier, yaitu individu atau orang yang mempunyai keahlian dalam menangani wine, seperti halnya bartender di bar yang ahli meracik dan mencampur minuman, Sommelier biasa merekomendasikan atau membantu penikmat wine yang ingin menikmati wine dan  bertugas untuk menyajikan wine tersebut. Sebenarnya Sommelier  sendiri bukan suatu profesi yang diakui dalam service industry di indonesia. Sommelier adalah PASSION, dimana seseorang dilatih untuk menangani wine tanpa merasa sombong (arogan) dan spesialis dalam merekomendasikan wine kepada para customer. Sebagai sommelier, profesi dan pekerjaan saya adalah hobi saya, "i work to drink wine 'till i die"

Karena dalam mengkonsumsi wine, setiap penikmat wine mempunyai referensi pilihan wine masing-masing, pada intinya tidak ada wine yang tidak enak. Semua tergantung gaya dari setiap penikmat dan preferensi rasa masing-masing dalam menikmati wine. Menikmati wine itu sendiripun tidak hanya sekedar mencoba dan diminum, setiap tegukan wine yang dinikmati mempunyai  cita rasa dan pengalaman yang berbeda.

Menurut anda sebagai penikmat wine, apakah wine dari Perancis adalah wine yang terbaik? atau untuk penyajian makanan tertentu sebaiknya dinikmati bersama dengan wine  dari Italy? untuk new world wine apakah wine dari Australia yang terbaik? itu semua tergantung dari referensi personal taste masing-masing orang. Untuk mencari rasa wine enak sampai yang paling enak sangat mudah,  caranya.. terus saja mencoba minum dan mengeksplor cita rasa unik dari wine tanpa berhenti. Personal objective, dan first impression dalam mengkonsumsi wine itu sendiri adalah salah satu instrumen yang penting... Jika wine terasa asam, (accidic) bukan berarti wine itu tidak enak, bila wine itu terasa sepat (tannic), bukan berarti wine itu jelek...

Website ini dibuat untuk memberikan informasi kepada para penikmat wine Indonesia tentang gambaran umum wine, juga informasi tentang pengalaman pribadi sebagai sommelier, penilaian personal tentang wine, trend wine di Indonesia (coming soon), jadwal training wine (coming soon), dan terakhir adalah  portfolio pribadi Bobby Corputty di dunia Food & Beverage, Harapan saya, website yang ditulis dalam bahasa Indonesia (campur English sedikit), supaya lebih mudah dibaca dan dimengerti semua penikmat yang berbahasa Indonesia, CINTA INDONESIA NIH..... ini dapat memberikan informasi yang berguna untuk memiliki pengetahuan dasar mengenai wine.

Terus mencoba, dan bandingkan wine yang semua penikmat wine minum sampai semua penikmat wine dapat merasakan sensasi dari pengalaman menikmati wine dengan kompleksitasnya yang unik... KEEP DRINKING AND ENJOY.



Untuk wine training dan informasi lebih lanjut mengenai wine silahkan hubungi +62 813 1030 3322

Last Updated on Wednesday, 11 January 2017 06:50

Hits: 6129

Wine Introduction

WINE

Minuman yang dibuat dari sari buah anggur jenis Vitis Vinivera yang di fermentasi. Ditemukan pada abad 4000 SM oleh Bangsa Mesir, Armenia.  Wine adalah jenis minuman ber alcohol yang di buat tanpa proses destilasi serta dibutuh kan waktu yang cukup lama dari masa panen hingga proses pembotolan.  

Sekarang minum wine bukan lah hal yang asing dikalangan masyarakat luas Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta. Menikmati wine dari hari ke hari sudah menjadi budaya baru di masyarakat Indonesia, terutama para pencinta makanan dan minuman. Perubahan budaya dalam mengkonsumsi wine bisa dilihat dari penjualan minuman beralkohol terutama wine yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan semakin banyak jenis wine yang dicari oleh pecinta wine. Dahulu penikmat wine bisa dilihat dari usia 30 tahun keatas, sekarang usia 20 tahun keatas sudah banyak orang-orang yang belajar untuk menikmati bagaimana cara nya minum wine dengan benar dan cara mengapresiasikan wine yang menjadi favorit bagi para penikmat wine.

Wine adalah personal interest, para penikmat wine mempunyai wine favorit masing-masing, baik dari jenis varietal, negara dan tahun. Referensi mengenai wine biasanya di dapat dari pengalaman pribadi saat mencoba wine (wine tasting experience) baik dalam acara formal atau event-event tertentu. Di Jakarta terutama, sudah banyak gerai-gerai, hotel, outlet dan wine bar yang mempunyai program tetap untuk mencoba wine-wine jenis baru.

Bobby Corputty, mulai belajar tentang wine pada tahun 2001, dimana wine market saat itu masih sedikit sekali, masih banyak orang yang menganggap wine itu adalah prestige, pilihan wine masih belum terlalu banyak, harga wine pun masih relative cukup tinggi dibanding dengan harga wine sekarang banyak yang sudah terjangkau. Tahun 2008, berbagai jenis wine banyak masuk di pasaran wine Indonesia terutama Jakarta, semakin banyak pengalaman dan informasi yang Bobby Corputty dapatkan untuk menjalankan passion nya di bidang minuman terutama wine.

Bobby Corputty adalah salah satu pecinta dan penikmat wine, bagi Bobby Corputty wine tidak jauh seperti manusia yang mempunyai cerita, asal muasal dan sejarah tersendiri dari waktu ke waktu. ‘Wine bagaikan manusia, punya nama, umur, jenis varietal, tempat asal wine dibuat’, setiap wine mempunyai karakter berbeda dimana masing-masing memberikan ciri khas dan karakter tertentu. Wine yang dibuat dari daerah dengan cuaca dingin (cool climate) akan memberikan gambaran tentan g wine yang mempunyai rasa fresh acidity, fresh aroma, easy to drink. Sebaliknya dengan wine yang dibuat dari daerah dengan cuaca bersuhu temperature tinggi (warm climate) akan memberikan gambaran tentang wine yang mempunyai karakter power, strong aroma, high alcohol content and full bodied. Dan semua ini dapat dilihat dari jenis buah anggur nya sendiri, apakah buah anggur nya dengan kulit yang tipis atau tebal.

Sekarang pilihan wine sudah beraneka ragam, setiap negara penghasil wine banyak berlomba menawarkan produk wine mereka di Indonesia. Pada tahun 2001 pilhan wine sangat sedikit sekali, wine yang paling bagus masih dinilai dengan harga yang paling mahal, sedangkan sekarang para pecinta wine memilih wine disesuaikan dengan occasion para penikmat wine.

 

 

Last Updated on Monday, 16 January 2017 16:24

Hits: 386

Website Development by Dikki Indrasto

Top Desktop version